Rabu, 29 Februari 2012

Pengisian Taubat


By: M. Taufiqurahman S.


Ada 3 syarat untuk Taubatan Nasuha (taubat total) :


1. MENGHAYATI SYARAT-SYARAT POKOK TAUBAT

1.1. Terhadap masa lalu : menyesali secara serius kesalahan masa lalu, harus ada perasaan bersalah, bahkan merasa jijik/ merasa kotor ketika mengingat masa lalu yang buruk

1.2. Terhadap masa kini : mencabut lepas secara total saat ini juga semua perbuatan buruk yang bertentangan dengan agama

1.3. Terhadap masa depan :

1.3.1 meniatkan dengan sungguh-sungguh (komitmen yang keras) untuk tidak kembali ke masa laluyang buruk

1.3.2 memurnikan perbuatan : hanya minta yang halal, menolak yang haram, membayar hutangdosa masa lalu sebisanya, hutang dosa pada Allah mudah dilakukan sedang hutang dosa padamanusia harus dilakukan langsung (kalau tidak sanggup, mintalah tolong agar Allah yangmembayarkannya, sungguh Allah Maha Penolong dan Maha Pengampun),

2.MENGHAYATI MAKNA DOSA

Memahami dengan baik perintah & larangan agama, halal & haram menurut syariat Islam, serta hal-hal yang tergolong sunnah, makruh dan mubah. Harus ada perubahan sikap kita dalam memandangkewajiban dan larang agama, sebagai contoh :

Kalau dulu, hanya merasa berdosa bila:-

Tidak melaksanakan kewajiban (misalnya tidak sholat, tidak puasa dll)- Melaksanakan yang dilarang agama (misalnya mencuri, berzina, dll)

Maka sekarang harus punya sikap yang lebih peka terhadap dosa, yaitu merasa ‘bersalah’ bila :-

Tidak melaksanakan hal-hal yang sunnah (misalnya sholat sunnah, bersedekah, dll)- Melaksanakan hal-hal yang makruh atau berlebihan dalam hal mubah


3. MENGHAYATI SIKAP ISTIQOMAH DALAM TAUBAT

Iaitu memelihara kondisi taubat dengan konsisten, misalnya melalui :

1. Merubah pergaulan, mengganti teman yang berpengaruh buruk dengan teman-teman yang soleh

2. Merubah suasana rumah menjadi lebih Islami, menyingkirkan hal-hal yang berpotensi untuk mengundang dosa dari rumah kita, misal tontonan yang tak bermanfaat atau barang-barang haram

3. Secara reguler mengikuti pengajian dan membaca buku-buku mengenai Islam

4. Memperbanyak dzikir tentang taubat setiap harinya

5. Melatih diri dengan memperbanyak menjalankan hal-hal yang sunnah

6. Berdoa agar kita tidak kembali ke masa lalu atau berpaling ke ajaran yang sesat

(ya Allah janganlah engkau sesatkan aku sesudah engkau beri jalan yang lurus)


Proses taubat selalu melewati proses ujian untuk mencapai loncatan level taubat yang setinggi mungkin. Ada yang hanya melompat (dari lembah dosa) setinggi seorang ahli dzikir, ada yang setinggi ahli dakwah, ada pula yang setinggi seorang ulama.

Ada pula yang gagal melompat hingga kembali ke lembah yang sama, ini biasanya terjadi kerana kesombongan yang masih sulit ia tinggalkan. Kesombongan (ego dan sejenisnya) akan menjelma menjadi buaian-buaian yang berpotensi memperindah masa lalu yang buruk, karena itu ia harus dilepas dulu secara total.Orang yang bertaubat secara total (taubatan nasuha) akan dihapuskan dosanya secara total pula.

Selain itu ada hadiah yang akan diterimanya di dunia, seperti pernah disabdakan Rasulullah SAW, iaitu bahwa Allah akan mengurniakan 4 hal dibawah ini (atau yang setara dengannya) bagi orangyang bertaubat secara total :

1. Terhindar dari ‘kekeringan’

2. Diberi ‘harta’

3. Diberi ‘anak’

4. Diberi ‘sungai’

Taubat bukan saja dituntut bagi orang yang berlumuran dosa, bahkan Rasulullah SAW sendiri selalu mengulang-ngulang dzikir taubatnya paling kurang sebanyak 70 kali sehari. Setiap manusia ada berjuta kemungkinan untuk berbuat dosa setiap detiknya, entah dia ulama atau orang biasa, entah itu dosaketika tergiur melihat lawan jenis yang tidak senonoh pakaiannya, atau dosa karena tidak sabar, atau dosa karena merasa berjasa, dll.

(M. Taufiqurahman S.)

Sumber: LI NK

KEINSAFAN

Sayup terdengar hujan mencurah ke bumi
Dingin terasa memecah kesunyian malam
Dan aku di sini sendiri dibaluti resah
Dibayangi sesal yang tak sudah

Renung ke langit sepi tiada purnama
Di dalam kelam ku terlihat bayangku sendiri
Terpaku membisu tanpa suara dan segala
Apa petanda, apa rahsia

Oh Tuhanku Yang Maha Esa
Maha Pengasih Maha Pemurah
Andainya malam yang begini
Memberi pengertian untukku
Mencari hidayahmu…

Maka kutadahkan setulus
Pengampunan dan pengharapan
Untuk aku menebus dosa-dosa semalam

Cukup setakat ini....aku merasa
Terasing, terhukum dan sengsara
Balasan dari kehancuran
Yang aku ciptakan

Dan kini ku mengerti
Antara dosa, pahala
Yang mana lebih utama
Dalam meniti kehidupan dan hari kematian

Andai malam ini satu peringatan
Bersyukurku pada Illahi

Andai malam ini satu kesudahan
Ku pintakan… satu penangguhan
Untuk aku mengucapkan.....

Kalimah Terakhir…

Artis : KRABAT
Album : TAK MAHU (1994)



Thanks to bro Talha for letting me know about this wonderful song. Jazakallah.




Jumaat, 17 Februari 2012

LOA ACCORDING TO QURAN AND HADIST

by: Jumala Multazam


In Islam world, this thing has been expressed 14 last centuries, taught openly to all people explicitly, even commanded to overspread that human get so much God blessing. This teaching, when whole Islam believer still believing it totally and integer, it has proven to provide the most pre-eminent generation along the length of history. The glorious of them have been staying during more than 700 years, until finally that pre-eminent generation was brittle because have leaved and doubted of this teaching. the wonderful of the teaching has no longer been believed by most of moslem. In consequence they didn't get benefit except only a few part of them remain to maintains their believe so the greatness still felt until today. They are the big moslem scientist and choiced people having so high level of believe ( read: belief in God) to God words, either in AlQur-an or Hadis qudsi also other hadis.

Let's pay attention to the following Allah's firman in hadis Qudsi:



Mean: I (Allah) follow the presumption of my slave to me, the presumption is good then he will find some thing well to him, and if the presumption is ugly then he will find something ugly to him.

Anything which we think and believe in marrow, it will be realized by Allah. If you believe that you succeed then insya Allah you will succeed, and if you are think that you are failed then also insya Allah will failed.

In the other hadis:

Anaa ‘ inda dzanni abdii bii, faliyadzunnu bii ma shaa-a ( rowahu Thobarani wal hakam)

Mean: I follow the presumption of my slave to me, hence so he should assume with what he wish neither what he doubts.

Therefore we ought to fill marrow by what we wish, then propose it to Allah, then believe that the God will realize it, hence insya Allah it will be realized. Rather than filling our mind with any doubts. Any doubts will cause happened so. The doubt causes what we wish not realized.

Rhonda Byrne tells:

The Law Of attraction is a law of nature, it doesn't choose any people, whoever experiences it. It does not look if the thingking good or bad, want or do not want, it only receives a signal from you mind and bounces it back to you. When you are focus at something actually you are calling something so to attend to your life.

This is the implementation of the God blessing that applied to all of the creature, doesn't see any religion, the behavior, and if the moral is good or not.

We are of course not talking about reward and sin, neither of discussion about godfearing and immoral, however we are discussing about God blessing implementation to all the creature is the world.

There is no moving creature on the earth but it is sustenance dependeth on God: he knoweth the time and place of it's definite adobe and it's temorary deposit: all is in a clear record (Lauh almahfuzh). ( QS HUD : 6)

In surah Alfatihah Allah said:

( God) The Most Gracious, the most merciful (QS Al Fatihah:3).

In the interpretation of Ibnu Kathir it is explained that word Al-Rohman from word Al-Rohmah is meaning the gracious, while ArRohman is meaning very gracious. The God is The Most gracious to the creature. While Arrohiim, in the book interpretation, means of The God to love special for the believed people in Him.

The conclution is The Law of Attraction is just realisation of the God character of ArRohmaan, Allah very graceful to all the creature without exception.

Gratitude

Marchi Shimoff


"Thanks is absolute road to deliver more kindness into your life".

Rhonda Byrne.

Thanks is a basic teaching from many Gurus teachings along the length of history. In the book that has changed my life, The science of Getting rich, written by Wallace Wattles,1910, thanks is the longest chapter. Every teacher that figured in the book “The Secret” applies thank is a part of their wish.

And remember your Lord caused to be declared (publicity) :

if ye are grateful, I will add more (favoures) to you, but if ye show ingratitude, truly my punnishment is terrible indeed. (7) ( QS Ibrahim).

Giving


Rhonda Byrne

Giving money will deliver much more money into your life. When you are merciful with money and loving to share with others, actually you are saying in marrow “ I still have enough money”. This is the key and you will draw more amount of from the univers.

According To Rhonda Byrne, by giving to others hence actually delivering more abundance to our self. In This Case God says:

For those who give in charity, men and women, and loan to God a Beautiful Loan, it shall be increased manifold ( to their credit), and they shall have (besides) a liberal reward (18). ( QS Ahadeed)


Implementation LOA according To Michael J. Losier

To implement the Law Of Attraction in a consciousness there are three practical steps: Recognize wishing of your desire, give attention at the wishing, and let the wishing transforms to become reality.

Recognizes Your Wishing


It is likely easy is not it? In the reality most of people doesn't understand what they want, however very clever to mention many things which they do not want.

God says in hadis Qudsi:

Anaa ‘ inda dzanni abdii bii, faliyadzunn bii ma syaa-a ( rowahu Thobarani wal hakam)

It means: I am with presumption of my slave to me, so he should presumption with what he wants. (not prejudice with what hi does not want) ( Thobarani wal hakam).

Gives Attention at Passion of Your Desire

The Law of Attraction will deliver any thing you give whole attention to, energy, and focus. The way to relize that one is choosing correct words, that is words or sentence generating positive feeling.

Rasulullah said:

For who believes to God and final day hence shall say either or just silent………. ( HR Muslim)

If you choose some good words, hence you will get two hikmah, first one is you earn reward because of following Rosulullah, secondly you earn benefit that saying positive words will generate positive feeling. And positive feeling, according to Losier, So the way is giving attention to your passion.

Let The Passion Transforms to be Reality.

Quickly or slowly of your wishing to be realized is depending on your outright feeling. Lets the passion transforms to be reality. This phase is most important & determined.

To me, I see that The Secret and Law Of Attraction is just testimony and evidence of the truth of Muhammad teaching. However both of the books open my mind, adds my believe about Firman of Allah “I follow presumption of My slave to Me, when the presumption is good then he will get the good, and when the presumption is bad then he will get the bad”. And the Firman of Allah “ Call (ask) me; I will answer you”. I am as one who believes with both of that Firmans of Allah, I fully believe with that. But in the other way I difficult to understand due to find many people get poor and fail, it is likely not the same as the Firman above. But with both the books I get hikmah, new good understanding to see the real truth and evidence that both of the Firman above, has really been implemented in the world. Allah is absolutely right with all His firman.

Credit To: Jumala Multazam

Artikel ini adalah hasil tulisan Jumala Multazam, MM, CM.NLP didalam blog beliau iaitu Visi Sukses

Untuk membaca keseluruhan artikel ini, sila klik VISI SUKSES

Mimpi



Ketika itu aku berada dalam satu majlis keramaian yg sangat meriah. Belum pernah aku melihat majlis yang sebegitu selama ini. Aroma wangian semerbak memenuhi ruang. Lagu-lagu qasidah dialun begitu mengasyikan. Tetamu yang hadir tak pula kukenali, tiada pun dari kalangan keluargaku. Tetamu wanita hanya memperlihatkan mata mereka disebalik niqab yang kebanyakkannya berwarna suram. Lelaki pula mengenakan jubah yang juga suram. Cuma pakaianku sahaja yang tidak seperti mereka. Bagaimana aku boleh berada disini. Dimanakah ini?

Seketika, beberapa orang menunjukkan aku supaya pergi kesuatu arah. Berkumpul beberapa orang yang juga tak kukenali mempelawa aku duduk bersama mereka hanya dengan isyarat tanpa kata-kata. Sejenak suasana menjadi terlalu sepi. Pandangan mata tertumpu padaku.

Datang seorang lelaki tua menyuakan sebuah kotak beralaskan dulang emas berisi sebentuk cincin seakan diperbuat dari perak dan seraya itu, dia menyarungkan cincin perak ke jari manisku. Aku seakan dipukau dan hanya membiarkan sahaja segala itu berlaku tanpa dapat bertanya walaupun hatiku mempunyai pelbagai persoalan yang ingin ditanya.

Kemudian aku dipimpin kesuatu sudut, terdapat seorang beberapa wanita berniqab sedang duduk. Ketika kakiku menghampiri mereka, salah seorang dari mereka membuka niqab dan menampakkan wajahnya. Dan wajah itu tak pernah kulupakan hingga kini. Dia memandangku sambil mengukir senyuman.


Dan aku pun terjaga....

Mimpi yang sungguh aneh ini berlaku ketika usiaku 11 tahun. Dan tetap tinggal sebagai misteri.

Isnin, 13 Februari 2012

Mak!! ada Hantu!

Ketika saya berada dalam darjah 4, suatu peristiwa pernah berlaku iaitu disatu pagi sedang saya bersiap hendak kesekolah, saya menuruni tangga rumah untuk bersarapan didapur. Ketika menuruni tangga tersebut, emak dengan baju sejuk birunya sedang menaiki tangga dan berselisih dengan saya.

Setibanya saya didapur, kelihatan emak sedang membancuh kopi!

Siapakah yang berselisih dengan saya ditangga tadi?...

Bila saya menceritakan hal tersebut, emak mengatakan dia memang berada didapur dari tadi lagi dan bagaimana mungkin emak saya boleh berada di dua tempat dalam satu masa?

Perkara ini memang menyeramkan saya dan saya menjadi agak terganggu buat beberapa hari.

..............

Kini, saya hanya tinggal berdua dengan emak yang telah lanjut usia. kadangkala adik beradik saya dan juga anak-anak buah datang bertandang dan menjenguk. Ada yang akan tidur disini dan ada yang balik hari. Terserah kepada keadaan masing-masing.

Dan pada tengahari ini, ketika saya sedang berada didalam bilik air, ada suara mengetuk pintu dan mengajak saya turun makan.

"Pak Uda, makan.."

Saya hanya menjawab dari bilik air " Iyalah, sekejap lagi" Mungkin anak buah saya Furqan kerana dia selalu singgah menghantar lauk.

Setelah selesai urusan dibilik air, saya turun dan kelihatan emak sudah duduk dimeja makan tetapi hanya bersendirian.

"Siapa yang datang mak?" Saya bertanya pada emak.

"mana ada sesiapa" jawap emak ringkas.

"habis tu, siapa yang panggil saya ajak turun makan tadi? " Saya bertanya emak semula penuh kehairanan.

Emak juga menjadi kehairanan mendengar soalan saya, dengan itu juga, senario ketika saya masih didalam darjah 4 tadi terbayang semula.

Tetapi kali ini saya tidak merasa apa-apa perasaan seram atau takut lagi. mengapa?




Kerana saya telah menemui jawapannya iaitu:

Hantu Tidak Wujud!!


Hantu memang tidak pernah wujud langsung. Apajua yang seangkatan dengannya samada potianak, pochong atau apa jua pun sebenarnya tidak pernah wujud. Mengapakah dengan penuh keyakinannya saya berani berkata demikian?

Apakah hantu mengikut pemahaman kita?

Ianya berupa makhluk yang mnyeramkan yang dikatakan berasal dari roh orang yang telah mati. Ada yang mengatakan roh yang tidak aman dan sebagainya. Dan dikatakan hantu ini boleh merupa sebagai perempuan atau lelaki yang cantik atau kacak, berbau wangi dan kemudiannya bertukar semula kebentuk asal dan berbau amat busuk. Dan hantu dikatakan mengganggu manusia, menakutkan manusia hingga timbul pelbagai kisah dan mitos masyarakat kita tentang hantu.

Jangan disalah erti antara Hantu dengan Jin. Jin memang wujud dan golongan yang kita panggil orang bunian dan sebagainya itu adalah dari golongan jin. Tetapi mereka bukan hantu yang berasal dari roh manusia yang telah mati.

Menurut Al-Qur'an, makhluk yang wujud selain manusia hanyalah malaikat, jin dan syaitan. Tidak pernah ada ayat yang menyebut tentang roh orang yang telah mati bangkit semula dan menjadi hantu. Persoalannya, jika hantu tidak wujud? apakah saksi-saksi yang melihat makhluk ini telah berbohong atau hanya ilusi dan imaginasi mereka sahaja?

Apakah yang kita ketahui mengikut sudut agama, tentang apa yang berlaku kepada manusia sebaik sahaja maut menjemput mereka (mati)?

Manusia akan diuruskan oleh waris mereka dan akan ditanam ke dalam kubur. Setelah selesai pengkebumian, 2 malaikat akan mendatangi mayat iaitu Mungkar dan Nakir. Tugas malaikat ini ialah bertanya beberapa soalan seperti " Siapakah Tuhan kamu? Siapakah Nabi kamu, Apakah ikutan kamu dan sebagainya.

Ketika itu, yang menjawap soalan tersebut adalah hasil dari siapakah diri kita didunia ini. Dalam ertikata lain,amal ibadah dan keimanan kitalah yang menjawap soalan-soalan malaikat tersebut.

Sekiranya si-mati seorang yang berbahagia, dia akan mampu menjawapnya dan malaikat akan memerintahkan si-mati tidur "seumpama pengantin tidur" sehinggalah ke hari dibangkitkan iaitu hari kiamat. Manakala jika si-mati seorang yang disebaliknya, maka si-mati akan disiksa didalam kubur hingga kehari kiamat.

Dan ini adalah hal yang sebenarnya yang pasti berlaku tidak kira kepada sesiapa pun. Oleh yang demikian, bilakah pula masanya roh si-mati tersebut mempunyai masa lain untuk keluar dari kubur dan menjadi hantu untuk mengganggu manusia?

Semuanya ini hanyalah sebuah konspirasi jahat dari syaitan yang direjam. Syaitanlah yang merupabentuk seperti wajah si-mati dan berpura-pura menyamar menjadi hantu dan mengganggu manusia. Tujuannya hanyalah satu sahaja:

Membuat manusia terutama umat islam lari dari aqidah dan menjadi sesat. Lari dari aqidah apabila: Bersetuju dan mempercayai bahawa manusia yang telah mati boleh bangun semula menjadi hantu, DAN DENGAN SECARA LANGSUNG ATAU TIDAK, TELAH MENIDAKKAN proses soal jawap malaikat dan siksa kubur.

Antara rukun Iman adalah: Percaya kepada malaikat dan antara malaikat yang wajib dipercayai ialah Mungkar dan Nakir yang menjalankan tugasnya kepada manusia yang telah mati. Maka apabila kita bersetuju bahawa hantu itu wujud, sedarkah kita bahawa kita telah MENIDAKKAN tugas kedua malaikat tersebut, secara tak langsung MENIDAKKAN firman-firman Tuhan didalam Al-Qur'an.

Konspirasi syaitan yang direjam ini malah menular lebih jauh kedalam akar umbi masyarakat sehingga melibatkan Fardhu Kifayah. Cuba kita tanya diri kita, berapa kerat dari kita yang benar-benar tahu tentang pengurusan jenazah?

Apabila berlaku kematian, berapa ramai yang menziarah, yang benar-benar duduk disisi mayat dan membacakan ayat-ayat al-Qur'an? Berapa ramaikah pula yang hanya duduk diluar rumah si-mati dan berbual-bual kosong dan kadangkala tedengar gelak ketawa besar (bertujuan menghilangkan rasa keresahan jiwa kerana ada kematian)?

Semua ini adalah berpunca dari : Takut Melihat Mayat, Takutkan Mayat dan sebenarnya memberi erti: Takut Hantu!

Apabila terlihat mayat yang sebenarnya sudah tiada apa-apa daya, yang terbaring dan ditutupi kain putih, ramai yang sudah berasa seram dan takut, takut kerana kepercayaan bahawa mayat itu boleh menjadi hantu!

Dan ini telah mengambil tempat perasaan yang sebenar yang dituntut oleh agama iaitu:

Rasa insaf bila melihat kematian, dan segera teringat hal diri kita sendiri betapa kita jua akan mati, merasa takut akan azab yang bakal menanti andai tidak membuat persediaan ketika masih hidup sekarang ini.

Tetapi perasaan yang dituntut ini telah hilang dan diganti oleh perasaan seram dan takut hingga tidak ramai yang volunter untuk mempelajari pengurusan jenazah.

Sedarkah kita semua ini berpunca dari konspirasi syaitan yang direjam melalui kempen mereka iaitu Takut Hantu sedangkan hantu itu sebenarnya tidak pernah wujud?

Mulai hari ini, buang segala rasa takut, seram dan kepercayan-kepercayaan mengarut tentang kewujudan hantu. Semua ini hanyalah tipuhelah syaitan yang hanya ingin membuat kita sesat dan lari dari akidah walau tanpa kita sedari, tetapi kita yang bersalah kerana tidak mahu memikirkan dengan lebih dalam dari sudut ugama tentang sesuatu yang ingin kita percayai atau setujui.

Wallahuaklam.



Hiiiiiiii...apa kat belakang awak tu?!!!!

Ahad, 12 Februari 2012

Dahsyatnya Hari Qiamat dan Padang Mahsyar!

السلا م عليكم

Selama ni kita banyak berusaha, berdoa dan bertawakkal untuk berjaya  dan bahagia dalam urusan duniawi, mengamalkan LOA dan husnuzzon. الحمدالله. Kepada yang sudah berjaya mendapat apa yang dihajati, BERSYUKURLAH, kerana dengan bersyukur sebenarnya Allah akan menggandakan lagi nikmat kurniaan-Nya itu.


Saya ingin mengajak pembaca semua 'berehat' sebentar. Kita mengejar keinginan dan hajat ingin berjaya di dunia, tapi tu semua sementara. AKHIRAT adalah kekal abadi dan menanti kita semua. 


Mari kita renungkan, adakah kita semua sudah mencari bekalan yang cukup untuk menghadapi Hari Kiamat dan Padang Mahsyar? Berusaha, berdoa dan bertawakkallah untuk akhirat juga. Semoga kita termasuk dalam golongan yang terpelihara di waktu itu nanti. Jadi, kejayaan kehidupan akhirat jangan pula kita terlupa kejar yee..(^_^)


Gambaran di bawah sangat dahsyat dan menakutkan (=_=), hanya dengan rahmat dan keizinan Allah dapat menyelamatkan kita. Semoga ia memberi keinsafan dan mengingatkan kita untuk mempersiapkan diri dari sekarang. Semoga Allah memberkati kita semua. امين


Gambaran Hari Qiamat 
 Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya seperti tanduk besar) yang memekakkan telinga, seluruh makhluk mati kecuali Izrail & beberapa malaikat yang lain. Selepas itu, Izrail pun mencabut nyawa malaikat yang tinggal dan akhirnya nyawanya sendiri.


 Selepas semua makhluk mati, Tuhan pun berfirman mafhumnya “Kepunyaan siapakah kerajaan hari ini?” Tiada siapa yang menjawab. Lalu Dia sendiri menjawab dengan keagunganNya “Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.” Ini menunjukkan kebesaran & keagunganNya sebagai Tuhan yg Maha Kuasa lagi Maha Kekal Hidup, tidak mati.


 Selepas 40 tahun, Malaikat Israfil a.s. dihidupkan, seterusnya meniup sangkakala untuk kali ke-2, lantas seluruh makhluk hidup semula di atas bumi putih, berupa padang Mahsyar (umpama padang Arafah) yang rata tidak berbukit atau bulat seperti bumi.


 Sekelian manusia hidup melalui benih anak Adam yg disebut “Ajbuz Zanbi” yang berada di hujung tulang belakang mereka. Hiduplah manusia umpama anak pokok yang kembang membesar dari biji benih. 


 Semua manusia dan jin dibangkitkan dalam keadaan telanjang dan hina. Mereka tidak rasa malu kerana pada ketika itu hati mereka sangat takut dan bimbang tentang nasib & masa depan yang akan mereka hadapi kelak.


 Lalu datanglah api yang berterbangan dengan bunyi seperti guruh yang menghalau manusia, jin dan binatang ke tempat perhimpunan besar. Bergeraklah mereka menggunakan tunggangan (bagi yang banyak amal), berjalan kaki (bagi yang kurang amalan) dan berjalan dengan muka (bagi yang banyak dosa). Ketika itu, ibu akan lupakan anak, suami akan lupakan isteri, setiap manusia sibuk memikirkan nasib mereka.


 Setelah semua makhluk dikumpulkan, matahari dan bulan dihapuskan cahayanya, lalu mereka tinggal dalam kegelapan tanpa cahaya. Berlakulah huru-hara yang amat dahsyat.


 Tiba-tiba langit yang tebal pecah dengan bunyi yang dahsyat, lalu turunlah malaikat sambil bertasbih kepada Allah SWT. Seluruh makhluk terkejut melihat saiz malaikat yang besar dan suaranya yang menakutkan.


 Kemudian matahari muncul semula dengan kepanasan yang berganda. Hingga dirasakan seakan-akan matahari berada sejengkal dari atas kepala mereka. Ulama berkata jika matahari naik di bumi seperti keadaannya naik dihari Kiamat nescaya seluruh bumi terbakar, bukit-bukau hancur dan sungai menjadi kering. Lalu mereka rasai kepanasan dan bermandikan peluh sehingga peluh mereka menjadi lautan. Timbul atau tenggelam mereka bergantung pada amalan masing-masing. Keadaan mereka berlanjutan sehingga 1000 tahun.


 Terdapat satu telaga kepunyaan Nabi Muhammad SAW bernama Al-Kausar yang mengandungi air yang hanya dapat diminum oleh orang mukmin sahaja. Orang bukan mukmin akan dihalau oleh malaikat yang menjaganya. Jika diminum airnya tidak akan haus selama-lamanya. Kolam ini berbentuk segi empat tepat sebesar satu bulan perjalanan. Bau air kolam ini lebih harum dari kasturi, warnanya lebih putih dari susu dan rasanya lebih sejuk dari embun. Ia mempunyai saluran yang mengalir dari syurga. 

 Semua makhluk berada bawah cahaya matahari yang terik kecuali 7 golongan yang mendapat teduhan dari Arasy. Mereka ialah: 


- Pemimpin yang adil.


- Orang muda yang taat kepada perintah Allah.


- Lelaki yang terikat hatinya dengan masjid.


- Dua orang yang bertemu kerana Allah dan berpisah kerana Allah.


- Lelaki yang diajak oleh wanita berzina, tetapi dia menolak dengan berkata “Aku takut pada Allah”.


- Lelaki yg bersedekah dengan bersembunyi (tidak diketahui orang ramai).


- Lelaki yang suka bersendirian mengingati Allah lalu mengalir air matanya kerana takutkan Allah.

 Oleh kerana tersangat lama menunggu di padang mahsyar, semua manusia tidak tahu berbuat apa melainkan mereka yang beriman, kemudian mereka terdengar suara “pergilah berjumpa dengan para Nabi”. Maka mereka pun pergi mencari para Nabi. Pertama sekali kumpulan manusia ini berjumpa dengan Nabi Adam tetapi usaha mereka gagal kerana Nabi Adam a.s menyatakan beliau juga ada melakukan kesalahan dengan Allah SWT. Maka kumpulan besar itu kemudiannya berjumpa Nabi Nuh a.s., Nabi Ibrahim a.s., Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s. (semuanya memberikan sebab seperti Nabi Adam a.s.) dan akhirnya mereka berjumpa Rasullullah SAW. Jarak masa antara satu nabi dengan yang lain adalah 1000 tahun perjalanan.


 Lalu berdoalah baginda Nabi Muhammad SAW ke hadrat Allah SWT. Lalu diperkenankan doa baginda.


 Selepas itu, terdengar bunyi pukulan gendang yang kuat hingga menakutkan hati semua makhluk kerana mereka sangka azab akan turun. Lalu terbelah langit, turunlah arasy Tuhan yang dipikul oleh 8 orang malaikat yang sangat besar (besarnya sejarak perjalanan 20 ribu tahun) sambil bertasbih dengan suara yang amat kuat sehingga ‘Arasy itu tiba dibumi.


 ‘Arasy ialah jisim nurani yang amat besar berbentuk kubah (bumbung bulat) yang mempunyai 4 batang tiang yang sentiasa dipikul oleh 4 orang malaikat yang besar dan gagah. Dalam bahasa mudah ia seumpama istana yang mempunyai seribu bilik yang menempatkan jutaan malaikat di dalamnya. Ia dilingkungi embun yang menghijab cahayanya yang sangat kuat.


 Kursi iaitu jisim nurani yang terletak di hadapan Arasy yang dipikul oleh 4 orang malaikat yang sangat besar. Saiz kursi lebih kecil dari ‘Arasy umpama cincin ditengah padang . Dalam bahasa mudah ia umpama singgahsana yang terletak dihadapan istana.


 Seluruh makhluk pun menundukkan kepala kerana takut. Lalu dimulakan timbangan amal. Ketika itu berterbanganlah kitab amalan masing-masing turun dari bawah Arasy menuju ke leher pemiliknya tanpa silap dan tergantunglah ia sehingga mereka dipanggil untuk dihisab. Kitab amalan ini telah ditulis oleh malaikat Hafazhah / Raqib & ‘Atid / Kiraman Katibin.


 Manusia beratur dalam saf mengikut Nabi dan pemimpin masing- masing. Orang kafir & munafik beratur bersama pemimpin mereka yang zalim. Setiap pengikut ada tanda mereka tersendiri untuk dibezakan.


 Umat yang pertama kali dihisab adalah umat Nabi Muhammad SAW, dan amalan yang pertama kali dihisab adalah solat. Sedangkan hukum yang pertama kali diputuskan adalah perkara pertumpahan darah.


 Apabila tiba giliran seseorang hendak dihisab amalannya, malaikat akan mencabut kitab mereka lalu diserahkan, lalu pemiliknya mengambil dengan tangan kanan bagi orang mukmin dan dengan tangan kiri jika orang bukan mukmin.


 Semua makhluk akan dihisab amalan mereka menggunakan satu Neraca Timbangan. Saiznya amat besar, mempunyai satu tiang yang mempunyai lidah dan 2 daun. Daun yang bercahaya untuk menimbang pahala dan yang gelap untuk menimbang dosa.

 Perkara pertama yang diminta ialah Islam. Jika dia bukan Islam, maka seluruh amalan baiknya tidak ditimbang bahkan amalan buruk tetap akan ditimbang.


 Ketika dihisab, mulut manusia akan dipateri, tangan akan berkata- kata, kaki akan menjadi saksi. Tiada dolak-dalih dan hujah tipuan. Semua akan di adili oleh Allah Ta’ala dengan Maha Bijaksana.


 Setelah amalan ditimbang, mahkamah Mahsyar dibuka kepada orang ramai untuk menuntut hak masing-masing dari makhluk yang sedang dibicara sehinggalah seluruh makhluk berpuas hati dan dibenarkannya menyeberangi titian sirat. 

 Syafaat Nabi Muhammad SAW di akhirat : 


- Meringankan penderitaan makhluk di Padang Mahsyar dengan mempercepatkan hisab.


- Memasukkan manusia ke dalam syurga tanpa hisab.


- Mengeluarkan manusia yang mempunyai iman sebesar zarah dari neraka.
(Semua syafaat ini tertakluk kepada keizinan Allah SWT.)

 Para nabi dan rasul serta golongan khawas juga diberikan izin oleh Tuhan untuk memberi syafaat kepada para pengikut mereka. Mereka ini berjumlah 70 000. Setiap seorang dari mereka akan mensyafaatkan 70 000 orang yang lain.


 Setelah berjaya dihisab, manusia akan mula berjalan menuju syurga melintasi jambatan sirat. Siratul Mustaqim ialah jambatan (titian) yang terbentang dibawahnya neraka. Lebar jambatan ini adalah seperti sehelai rambut yang dibelah tujuh dan ia lebih tajam dari mata pedang. Bagi orang mukmin ia akan dilebarkan dan dimudahkan menyeberanginya.


 Fudhail bin Iyadh berkata perjalanan di Sirat memakan masa 15000 tahun. 5000 tahun menaik, 5000 tahun mendatar dan 5000 tahun menurun. Ada makhluk yang melintasinya seperti kilat, seperti angin, menunggang binatang korban dan berjalan kaki. Ada yang tidak dapat melepasinya disebabkan api neraka sentiasa menarik kaki mereka, lalu mereka jatuh ke dalamnya.


 Para malaikat berdiri di kanan dan kiri sirat mengawasi setiap makhluk yang lalu. Setiap 1000 orang yang meniti sirat, hanya seorang sahaja yang Berjaya melepasinya. 999 orang akan terjatuh ke dalam neraka.
Rujukan: Kitab Aqidatun Najin karangan Syeikh Zainal Abidin Muhammad Al- Fathani. Pustaka Nasional Singapura 2004.

Sumber: LINK
Nabi SAW bersabda: ”Barangsiapa diberi KEBAIKAN kemudian ia berkata kepada orang yang memberi kebaikan, ‘jazakallah khairan’ (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka dia sungguh telah memberikan PUJIAN yang sangat baik.”
[HR Tirmidzi]