Rabu, 6 Mei 2015

Kesilapan dalam pengamalan pemikiran positif




- MENJADI MANUSIA POSITIF BUKAN BERMAKNA SELURUH KEHIDUPAN SEHARIAN ANDA TENANG DAN TERSUSUN INDAH

- MENJADI MANUSIA POSITIF BERMAKNA MENGHADAPI KEHIDUPAN SEHARIAN  YG DIPENUHI PELBAGAI KEMUNGKINAN DENGAN POSITIF

- BERFIKIRAN POSITIF ADALAH BUKAN MENJADI LEMBIK SENTIASA BERALAH DAN MEMENDAM PERASAAN

- MARAH, SEDIH, TERASA, MERAJUK, KECEWA DLL ADALAH SEBAHAGIAN DARI EMOSI YANG DIANUGERAHKAN KEPADA MANUSIA

- GUNAKAN SEMUA EMOSI YANG ANDA MILIKI INI DENGAN POSITIF

- MARAHLAH TAPI DENGAN POSITIF, MARAH YANG HAK UTK CEGAH KEMUNGKARAN

- BUKAN MARAH DGN CARA NEGATIF SPT MENCARUT, MAKI HAMUN DLL 

- BERTINDAK POSITIF KETIKA MENCEGAH KEMUNGKARAN TIDAK BERMAKNA ANDA MESTI GARANG TETAPI TEGAS DAN BERWIBAWA

- JIKA INGIN MENEGUR ATAU MENASIHATI, LAKUKAN DENGAN POSITIF, BUKAN MENJATUHKAN AIR MUKA DAN PERLI

- JIKA ANDA KESAKITAN, MENGADUHLAH BUKAN MENGELUH

- JIKA ANDA SEDIH, MENANGISLAH BUKAN MERUNGUT

-  ANDA AKAN LEBIH DI HORMATI DAN DISAYANGI




Nabi SAW bersabda: ”Barangsiapa diberi KEBAIKAN kemudian ia berkata kepada orang yang memberi kebaikan, ‘jazakallah khairan’ (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka dia sungguh telah memberikan PUJIAN yang sangat baik.”
[HR Tirmidzi]