Ahad, 16 Oktober 2011

Peringatan tentang Dajjal

Dari Imran bin Hushain R.A, katanya: "Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:

"Dari saat Allah menciptakan Adam a.s hinggalah ke saat tibanya hari kiamat, TIADA satu peristiwa yang berlaku yang LEBIH BESAR daripada perkara Dajjal." (HR Muslim)

Dari Anas r.a., katanya:

"Rasulullah s.a.w. bersabda: "setiap Nabi yang diutus oleh Allah, telah memberikan memberikan peringatan kepada ummatnya tentang makhluk yang buta sebelah matanya serta maha pendusta. Ingatlah sesungguhnya Dajjal itu buta sebelah matanya dan sesungguhnya Tuhanmu Allah Azzawajalla itu tidaklah buta sebelah mata seperti Dajjal. Di antara kedua matanya itu tertulislah huruf-huruf kaf, fa', ra' - yakni kafir." (Muttafaq 'alaih)



Nabi s.a.w. bersabda:

"Sesungguhnya Dajjal itu pasti muncul dan Dajjal akan membawa bersamanya air dan api. (mendakwa bahawa dia memiliki syurga dan neraka) Adapun yang dilihat oleh para manusia sebagai air, maka sebenarnya itu adalah api yang membakar, sedang apa yang dilihat oleh para manusia sebagai api, maka sebenarnya itu adalah air yang dingin dan tawar. Maka barangsiapa yang menemui Dajjal di antara engkau semua, hendaklah masuk dalam benda yang dilihatnya sebagai api, karena sesungguhnya ini adalah air tawar dan nyaman sekali." Setelah itu Abu Mas'ud berkata: "Sayapun benar-benar pernah mendengar yang seperti itu." (Riwayat Bukhari & Muslim)

Secara amnya maksud Dajjal itu ialah : Yang Menutup Kebenaran (Al-Haq), atau Pendusta.

Dajjal ini juga menawarkan janji-janji palsu dan penuh kebohongan kepada manusia agar terpedaya dan menjadi pengikutnya serta menyembah dirinya. Dia bersekongkol dengan Raja iblis yang memberikan kepadanya bantuan dan kerjasama dari segala segi seperti teknologi dan kepakaran serta juga sihir, dalam usaha mereka menyesatkan manusia.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Tinggalan pesanan anda

Nabi SAW bersabda: ”Barangsiapa diberi KEBAIKAN kemudian ia berkata kepada orang yang memberi kebaikan, ‘jazakallah khairan’ (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka dia sungguh telah memberikan PUJIAN yang sangat baik.”
[HR Tirmidzi]