Jumaat, 6 Mei 2011

Peringatan!



1. Diriwayatkan dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, dari Abu Hurairah R.A, dari Nabi S.A.W, baginda bersabda,

يُسْتَجَابُ لأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَعْجَلْ فَيَقُوْلَ: قَدْ دَعَوْتُ فَلَمْ يُسْتَجَبْ لِي.

“Doa akan dimakbulkan untuk setiap dari kamu selagi kamu tidak tergesa-gesa (minta dimakbulkan) yang mana yang berdoa itu bertanya-tanya, ‘Saya telah berdoa, tapi mengapa masih belum dimakbulkan untukku’.”

-(Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab ad-Da’awat, Bab Yustajabu li al-’Abdi Ma Lam Ya’jal, 11/140, no. 6340; dan Muslim, Kitab adz-Dzikr, Bab Yustajabu li ad-Da’i Ma Lam Ya’jal, 4/2095, no. 2735.)




2. Dari Anas r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Apabila seseorang di antara engkau semua berdoa, maka hendaklah memantapkan permohonannya - seolah-olah pasti akan kabulkan - (in a right frequency and affirmation- refer your receiving steps)

dan janganlah sekali-kali ia mengucapkan: *"Ya Allah, kalau engkau berkehendak, maka berikanlah apa yang saya mohon kan itu," sebab sesungguhnya Allah itu tidak ada kuasa lain yang memaksaNya - untuk mengabulkan atau menolak sesuatu permohonan." ( HR Muttafaq 'alaih)

* Ya, Allah, kalau Engkau berkehendak = Ya Allah, kalau boleh

1 ulasan:

Tinggalan pesanan anda

Nabi SAW bersabda: ”Barangsiapa diberi KEBAIKAN kemudian ia berkata kepada orang yang memberi kebaikan, ‘jazakallah khairan’ (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka dia sungguh telah memberikan PUJIAN yang sangat baik.”
[HR Tirmidzi]