Ahad, 5 September 2010

Dendangan Teristimewa Dari Allah untuk hamba-hambaNya

Sesungguhnya, Al-Quran itu adalah kalamullah (Perkataan Allah)

Oleh itu, ketika kita membaca Al-Qur'an, hayatilah seolah-olah kita sedang mendengar Allah bercakap.

Oleh itu, adakah kita mahu memikir perkara lain ketika Allah (Maha Pencipta kamu yang kamu sembah dan kamu puja) sedang bercakap?

Dan mari kita dengar percakapan dari Allah dalam surah Asy-Syams yang teramat indah dendanganNya ini:

Terjemahan Ayat

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا
Demi matahari dan cahayanya di pagi hari,

وَالْقَمَرِ إِذَا تَلاهَا
dan bulan apabila mengiringinya,

وَالنَّهَارِ إِذَا جَلاهَا
dan siang apabila menampakkannya,

وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَاهَا
dan malam apabila menutupinya,

وَالسَّمَاءِ وَمَا بَنَاهَا
dan langit serta pembinaannya,

وَالأرْضِ وَمَا طَحَاهَا
dan bumi serta penghamparannya,

وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا
dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya)

فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaan,

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا
sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,

وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا
dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.

كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِطَغْوَاهَا
(Kaum) Tsamud telah mendustakan (rasulnya) karena melampaui batas,

إِذِ انْبَعَثَ أَشْقَاهَا
ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka,

فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ نَاقَةَ اللَّهِ وَسُقْيَاهَا
lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka: (Biarkanlah) unta betina Allah dan minumannya.

فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَا فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُمْ بِذَنْبِهِمْ فَسَوَّاهَا
Lalu mereka mendustakannya dan menyembelih unta itu, maka Rabb mereka membinasakan mereka disebabkan dosa mereka, lalu Allah menyama-ratakan mereka (dengan tanah)

وَلا يَخَافُ عُقْبَاهَا
dan Allah tidak takut terhadap akibat tindakan-Nya itu.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Tinggalan pesanan anda

Nabi SAW bersabda: ”Barangsiapa diberi KEBAIKAN kemudian ia berkata kepada orang yang memberi kebaikan, ‘jazakallah khairan’ (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka dia sungguh telah memberikan PUJIAN yang sangat baik.”
[HR Tirmidzi]